Rabu, 12 Mei 2010

KERAJIANAN ( HANDICRAFT ) DOMPET, TAS TALI PENDEK DAN PANJANG DARI BATOK KELAPA

Kerajinan Dompet, Tas Unic dari batok Kelapa dengan variasi tali panjang dan tali pendek.
Disamping penampilannya yang artistik, unic, indah dan berestetika natural dompet ataupun tas ini sangat serasi bila dipadu dengan penampilan fashion apapun juga.
Dibuat oleh team kreatifitas Kerajinan dari kota Jember.
Jember Handicraft Team.
Made by. Irawan, Beben, Mpeng
Pemesanan :

lukisan61@yahoo.co.id

KERAJIANAN KENDI DARI BATOK KELAPA

Kerajinan (Handicraft) Kendi terbuat dari Batok kelapa.
Jember Handicraft team.
Made by. Beben, Irawan, Mpeng.
Pemesanan :

lukisan61@yahoo.co.id

KERAJINAN KENDI ATAU CEPUK DARI BATOK KELAPA

Jember Handicraft Team.
Kerajinan Kendi atau Cepuk dari batok Kelapa di Kota Jember
Made by Team Creatifitas : Beben, Irawan, Mpeng.
Pemesanan :

lukisan61@yahoo.co.id

KERAJINAN GELANG DARI BATOK KELAPA

Kerajinan ( Handicraft) Gelang dari Batok Kelapa
Jember Kerajinan.
Pemesanan :

lukisan61@yahoo.co.id

Sabtu, 08 Mei 2010

Lampu Duduk Penghias Rumah dari Tempurung Kelapa Ukir

TEMPURUNG seringkali langsung dibuang usai kelapa diambil untuk diperas santannya. Namun ditangan Eko Sapto, warga Kanoman , Kelurahan Pleret, Kecamatan Pleret, tempurung diolah hingga menjadi kerajinan yang bernilai jual. Meski masih menggunakan alat-alat manual, Eko mulai ramai mendapat pesanan.

Eko mengungkapkan, awalnya dia tertarik membuat kerajinan karena merasa sayang banyak tempurung yang terbuang tanpa dimanfaatkan. ”Saya lalu iseng-iseng mengukir nama dan ditambahi lampu hingga menyala,” ujarnya kepada KR, Rabu (17/3). Ketika sudah jadi, tempurung tersebut dipajang diatas meja ruang tamu.

Hidupnya mulai berubah ketika ada seorang teman yang memesan tempurung ukir tersebut. ”Dia tertarik dan mulai memesan,” ungkap Eko. Dari promosi mulut ke mulut tersebut, Eko mulai kebanjiran pesanan, meski baru dalam lingkup DIY.

Proses pembuatan tempurung ukir tersebut meski terlihat sederhana namun membutuhkan keterampilan khusus. Mulanya, tempurung kelapa dibersihkan serabutnya. Usai itu, dibuatkan pola berdasar keinginan pemesan. Menurut pola tersebut, Eko kemudian menggergaji sesuai bentuk yang diinginkan. Gergaji yang digunakan, adalah gergaji buatan sendiri yang berasal dari jeruji sepeda motor. ”Alasannya, jeruji lebih kuat dan tidak mudah patah,” jelas Eko. Selain itu, bisa fleksibel mengikuti bentuk tempurung yang bulat.

”Setelah diukir, kemudian dihaluskan dan diberi pewarna agar lebih mempercantik penampilan,” buka Eko. Untuk satu buah tempurung ukir, dalam pengerjaannya membutuhkan waktu antara 3 hingga 4 hari, tergantung kerumitannya. Hal ini dikarenakan Eko mengerjakan tempurung ukir paruh waktu. Dia adalah staf di Kantor Kelurahan Pleret.

Eko mengakui, untuk pengerjaan pesanan kaligrafi, tidak semua diterimanya. ”Takut ada kesalahan, nanti artinya berubah,” terangnya. Selain itu, dengan alat yang masih manual, membuat dirinya tidak mau berspekulasi dengan menerima banyak pesanan. Dalam setiap pengerjaan, dia dibantu oleh rekannya untuk bagian pewarnaan. Setelah jadi hiasan, tempurung ukir tersebut dijualnya dengan harga antara Rp 50 ribu hingga Rp 85 ribu. (Dian Ade Permana)

http://dianadepermana.blogspot.com



Kamis, 06 Mei 2010

KERAJINAN KENDI, LAMPU DUDUK, ASBAK, DOMPET, BROS, GANTUNGAN KUNCI DARI BATOK KELAPA

KERAJINAN KENDI, LAMPU DUDUK, DOMPET, BROS, GANTUNGAN KUNCI DARI BATOK KELAPA. Jember Handicraft Team.
By. Irawan, Beben, Mpeng.
Hub.

lukisan61@yahoo.co.id

Selasa, 27 April 2010

LAMPU DUDUK, KAP LAMPU, KENDI DARI BATOK KELAPA

Jember Handicraft Team (Kerajinan Batok Kelapa).
Lampu Duduk, Kap Lampu, Hiasan Meja dan Kendi dari Batok Kelapa.
Made By. Irawan, Beben dan Mpeng.
Hub.

lukisan61@yahoo.co.id